Apa Itu KRS? Mahasiswa Baru Wajib Tahu serta Tipsnya!



Setiap mahasiswa lama pasti sudah tidak merasa asing lagi dengan yang namanya KRS, sedangkan beberapa mahasiswa baru seringkali masih merasa bingung bahkan tidak tahu dengan salah satu istilah ini. Padahal KRS menjadi sebuah patokan pembelajaran mahasiswa selama semester tersebut. Lalu, apa itu KRS?

KRS merupakan singkatan dari Kartu Rencana Studi yang nantinya akan dipakai oleh mahasiswa untuk membuat rencana mata kuliah yang akan diambil pada tiap semesternya baik itu semester ganjil maupun genap. Sehingga, KRS ini juga bisa dipakai sebagai tanda bukti bahwa mahasiswa tersebut statusnya masih aktif berkuliah. Secara umum, baik mahasiswa baru ataupun mahasiswa lama biasanya akan mengisi Kartu Rencana Studi ini setiap awal semester, karena fungsi dari KRS itu sendiri digunakan untuk merencanakan kuliah.

Kartu Rencana Studi ini tentunya berisikan data diri mahasiswanya secara lengkap mulai dari nama, jurusan, fakultas, foto, semester yang sedang diikuti, mata kuliah yang diambil, jumlah SKS, hingga wali dosen. Biasanya KRS ini pun nantinya akan menjadi salah satu syarat seorang mahasiswa ketika ingin mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) atau Ujian Akhir Semester (UAS).

Kebijakan yang diterapkan oleh masing-masing perguruan tinggi itu tentunya berbeda termasuk dalam hal pengisian Kartu Rencana Studi. Khusus bagi mahasiswa baru yang akan menjalani masa TPB atau tahap persiapan bersama, biasanya pada semester satu tersebut tidak usah memilih KRS karena sudah dipaketkan, tetapi kembali lagi pada kebijakan kampus atau fakultasnya itu sendiri.

Jangka waktu dalam pengisian KRS ini pun kurang lebih berkisar antara satu atau dua minggu. Jika rentang waktu yang diberikan semakin lama maka secara langsung kamu bisa lebih optimal dalam mengisinya. Namun, ada baiknya diisi secepat mungkin jangan sampai mengulur waktu apalagi menunda terlalu lama, karena bisa jadi kamu akan kehabisan kelas yang diinginkan lalu mendapat kelas sisaan.

Saat ini, hampir setiap perguruan tinggi sudah menerapkan pengisian KRS secara online pada laman website-nya masing-masing. Meskipun terlihat sangat mudah karena cukup menggunakan handphone atau perangkat komputer, ternyata harus ada perjuangan juga dalam mengisinya. Karena ketika nanti sudah tiba masa KRS akan banyak mahasiswa yang saling berebutan dalam mengaksesnya, sehingga tidak heran kalau server seringkali terjadi down. Maka dari itu, perlu kamu perhatikan beberapa hal atau tips berikut ini saat akan mengisi KRS online.

1. Selalu Standby di Depan Laptop/PC

Lakukan hal ini sebelum kamu mengakses website atau laman resmi yang biasa digunakan oleh kampus kamu untuk mengisi KRS online. Tujuannya yaitu mencegah supaya kamu tidak mengalami yang namanya server down. Sebab, seperti yang sudah dijelaskan tadi bukan hanya kamu yang mengakses laman tersebut melainkan seluruh mahasiswa dalam satu kampus.

2. Pastikan Koneksi Internet Stabil

Karena KRS-an dilakukan secara online, maka koneksi internet ini bisa dibilang termasuk hal yang paling utama. Jika koneksi internetmu tidak stabil nantinya kamu akan kesulitan juga dalam mengaksesnya, ‘kan?

3. Persiapkan Kelas dan Mata Kuliah yang Akan Diambil

Biasanya sebelum masa KRS dimulai pihak kampus terlebih dahulu akan memberikan gambaran kepada mahasiswanya berupa penawaran mata kuliah apa saja yang bisa diambil. Maka, perlu kamu persiapkan dan susun semuanya agar nanti pada saat KRS tidak kebingungan. Dengan begitu, kamu bisa memilih mata kuliah sesuai dengan pilihan dan tepat waktu.

Nah, itulah definisi beserta hal-hal yang sebaiknya diperhatikan saat pengisian KRS online. Jangan lupa untuk senantiasa berusaha dan berdoa semaksimal mungkin saat mengikuti perkuliahan agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Semoga berhasil!